27 Preman Disewa untuk Usir Warga di Jalan Bungur

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA  –  Mafia tanah menjadi pembicaraan yang hangat untuk dibahas akhir-akhir ini. Apalagi, kasus mafia tanah bermula dari statemen seorang mantan Duta Besar di Amerika Serikat yaitu Dino Patti Jalal yang mengatakan tanah orang tuanya “dikerjai” oleh para mafia tanah.

Terkait hal itu, Polres Metro Jakarta Pusat memastikan berkomitmen memberantas kelompok preman yang disewa oleh mafia tanah untuk mengintimidasi warga. Salah satu kasus yang tengah diusut adalah penyerobotan lahan di Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat.

Bacaan Lainnya

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto menjelaskan, 27 orang preman dari dua kelompok berbeda mencoba menguasai lahan milik warga di Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat. Delapan orang di antaranya telah ditangkap dan menyandang status sebagai tersangka.

“27 orang sudah teridentifikasi identitasnya, memang yang kita amankan sekarang baru 9 orang.” Kata dia dalam keterangannya, Kamis (11/3).

Setyo menegaskan, Satreskrim Polres Metro Jakpus tidak mentolerir segala bentuk tindakan premanisme, termasuk dalam kasus dugaan mafia tanah. Siapapun yang bersalah akan diseret ke meja hijau. Sebagaimana arahan dari Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi agar wilayah Jakarta Pusat Zero Premanisme.

Pos terkait