3 Ha Disiapkan Pemprov Riau untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menyiapkan lahan seluas tiga hektare untuk tempat pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Riau. Lahan milik Pemprov Riau tersebut berada di Pasir Putih tidak jauh dari kawasan Science Tekhno Park.

“Lokasinya di dekat Science Techno Park, Jalan Pasir Putih. Lebih kurang tiga hektare, nanti kita pisahkan untuk muslim dan non muslim,” kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, Minggu (5/4/2020).

Bacaan Lainnya

Gubri menegaskan, langkah ini dilakukan sebagai upaya Pemprov Riau untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Selain itu, lahan ini juga disiapkan untuk mengantisipasi jika ada warga yang menolak jenazah pasien covid-19 untuk dimakamkan warga.

“Iya, ini antisipasi kita, kalau terjadi penolakan oleh masyarakat terhadap jenazah pasien Covid-19 ini. Mudah-mudahan tidak ada. Kita tidak ingin ada penolakan dari warga seperti yang sudah terjadi dibeberapa daerah,” katanya.

Meski sudah menyiapkan lahan untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19, Gubri meminta agar masyarakat tidak cemas. Sebab lahan ini disiapkan hanya sebagai bentuk antisipasi saja. Bukan bermaksud akan ada prediksi kemungkinan terjadinya lonjakan korban meninggal dunia akibat virus corona ini.

“Jadi jangan pula masyarakat cemas, ini hanya sebagai langkah antisipasi saja. Jadi nanti kalau ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia, tidak bertambah beban dan kesedihanya karena ada penolakan dari warga yang berakibat terjadinya penundaan pemakaman dari jenazah Covid-19 itu,” katanya.

Selain dijadikan sebagai tempat pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia, lahan ini juga akan dijadikan sebagai lokasi pemusnahan sampah medis dari rumah sakit yang menangani pasien covid-19.

Ini merupakan upaya Pemprov Riau untuk mengantisipasi agar APD bekas limbah medis tidak dibuang ke tempat sampah yang bisa menukarkan ke orang lain.

“Jadi kami sudah lakukan antisipasi dan kami sudah siap untuk itu,” katanya. (*/wns)

Pos terkait