385 Rumah Terbakar di Tolitoli, Pemda Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, TOLITOLI – Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, memberlakukan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari pascakebakaran yang menghanguskan 385 unit rumah di Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Minggu (2/2) sekitar pukul 22.30 WITA.
“Berdasarkan hasil rapat tadi pagi, Pemda Tolitoli menetapkan masa tanggap bencana selama 14 hari,” kata Kabag Humas Pemda Tolitoli, Archam dihubungi PaluPoso, Senin (3/2).
Sesuai data yang diperoleh di lapangan, areal kebakaran terjadi di tiga RT dan dua RW di Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan.
Saat ini katanya, warga korban kebakaran ditampung di tenda-tenda pengungsian di sekitar lokasi kebakaran, tepatnya di pelabuhan Kelurahan Sidoarjo yang disiapkan oleh BPBD Tolitoli. Dinas Sosial melalui Tagana juga telah menyiapkan dapur umum untuk korban kebakaran.
“Ada juga yang sementara ini ditampung di rumah-rumah keluarga korban kebakaran,” ujarnya.
Kebutuhan mendesak saat ini bagi warga korban bencana tambahnya, adalah kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, pakaian dan sebagainya.
“Sarana air bersih, MCK mobile juga sudah disiapkan oleh Pemda,” ujarnya.
Sedikitnya 385 unit rumah ludes dilalap si jago merah sekitar pukul 22.30 WITA di Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Minggu (2/2) sekitar pukul 22.30 WITA.
Kebakaran yang berlangsung sekitar 2 jam lebih menghanguskan perumahan padat penduduk yang berlokasi di kilometer 2 di Kelurahan Sidoarjo itu.
“Jumlah rumah yang terbakar sekitar 385 unit rumah. Kerugian belum dapat ditaksir,” kata Kapolres Tolitoli AKBP Hendro Purwoko, S.IK dalam keterangan tertulis, pada Senin (3/2) pagi.
Menurutnya, kebakaran yang terjadi Minggu (2/2) sekitar pukul 22.30 WITA itu, juga menimbulkan korban meninggal dunia, yakni Saleh Lamadang (50), warga Jalan Bubara, Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan. Saleh Lamadang sehari-harinya bekerja sebagai TKBM di Pelabuhan Dede Tolitoli. (*/kmp)

Pos terkait