50 Advokat Siap Beri Bantuan Hukum Pada IRT yang Ditahan Bersama Balita

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, MATARAM – Proses penahanan yang dilakukan Kejari Paya terhadap 4 orang Ibu Rumah Tangga (IRT)  yang berimbas pada dua balita gegara melemparkan batu ke gudang pabrik tembakau, mendapat perhatian serius dari para pengacara di daerah terrsebut.

Sebanyak 50 advokat yang tergabung dalam “Nyalakan Keadilan untuk IRT” siap memberikan pendampingan kepada keempat IRT yang diduga melempar gudang tembakau UD Mawar, Desa Wajageseng, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Bacaan Lainnya

“Sebagai langkah awal, kami mulai melakukan investigasi, mengumpulkan keterangan yang dibutuhkan dari para pihak terkait. Hal ini untuk mengetahui kronologis kejadian serta duduk persoalan sesungguhnya yang terjadi,” kata Koordinator Tim Keadilan untuk IRT, Ali Usman Ahim, Sabtu (20/2).

Selain menjenguk empat IRT di Rutan Praya, pihaknya juga sudah menemui pihak keluarga serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian kasus dugaan perusakan yang menjadi dasar kasus hukum tersebut.

“Kami berencana mengajukan permohonan praperadilan terkait dengan kasus tersebut. Persetujuan kuasa hukum dari pihak keluarga para IRT terkait dengan rencana itu, saat ini tengah diurus,” katanya.

Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB yang juga mantan Direktur Eksekutif Walhi NTB ini mengatakan, tergerak untuk ikut membantu mereka bukan karena apa-apa. Akan tetapi, lebih sebagai bentuk gerakan moral dan kemanusiaan.

Pos terkait