7 Polisi yang Disandera Terkait Tambang Ilegal di Jambi Berhasil Dibebaskan

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan 7 anggota Polri yang sempat disandera terkait kasus penambangan ilegal di Kabupaten Bungo, Jambi berhasil dibebaskan.

“Tim gabungan Polda Jambi, Polres Bungo dan TNI berhasil membebaskan 7 personel dari Polres Bungo yang sempat disandera warga,” kata Ahmad saat siaran langsung, Selasa (12/5).

Bacaan Lainnya

Ahmad menjelaskan, pembebasan itu berisi 15 orang yang dipimpin Kapolres Bungo dan langsung menuju lokasi penyanderaan. Sayangnya, Ahmad tidak menjelaskan secara rinci kapan waktu pembebasan tersebut.

“Tiba di lokasi penyanderaan (tim) menemukan 2 unit kendaraan yang (sebelumnya) digunakan oleh tim personel (Polres Bungo) dan Polsek Palepat) dalam keadaan rusak dengan kondisi kaca pecah dan ban rusak karena diamuk massa,” tuturnya.

Kemudian, lanjut Ahmad, tim langsung melakukan pembebasan dan berhasil membawa seluruh anggota Polri dalam keadaan sehat.

“Seluruh anggota yang disandera saat ini dalam keadaan sehat dan selamat. Kondisi Kapolsek Pelepat AKP Suhendri yang dilaporkan mengalami luka tusuk di bagian bokong, sudah mendapatkan perawatan dan sudah dapat melakukan aktivitas kembali,” tambahnya.

Saat ini, polisi masih memburu para pelaku yang melakukan penyanderaan dan penyerangan terhadap anggota Polri tersebut. Ahmad mengimbau agar mereka menyerahkan diri.

“Saat ini, tim gabungan Polda Jambi dan Polres Bungo masih melakukan pencarian terhadap para pelaku serta mengimbau kepada seluruh masyarakat melalui aparat desa agar pelaku segera menyerahkan diri,” ujarnya. (*/ari)

Pos terkait