82 Desa di Kaltim Masuk Kategori Bahaya Narkoba

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, SAMARINDA – Sebaran kejahatan narkotika, ternyata tak hanya mengepung kawasan perkotaan saja. Buktinya, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Kalimantan Timur Brigjen Pol. Imam Sumantrimenyebutkan bahwa 82 desa di Kaltim masuk kategori bahaya narkoba.

Berdasarkan hasil pemetaan kawasan rawan narkoba yang dilakukan bersama Polda Kaltim pada tahun 2020, kata Imam Sumantridi Samarinda, Jumat (12/3), dari 197 kelurahan dan 841 desa di Kaltim, ada 82 desa yang masuk kategori bahaya narkoba.

Bacaan Lainnya

Imam Sumantri menyebutkan sejumlah kabupaten/kota yang terdapat desa bahaya narkoba, yakni di Kota Balikpapan ada 16 desa, Kota Samarinda 9 desa/kelurahan, Kota Bontang 4 kelurahan, dan Kabupaten Berau 6 desa. Selanjutnya, di Kabupaten Kutai Timur 4 desa, Kabupaten Kutai Kartanegara 28 desa, Kabupaten Kutai Barat 3 desa, Kabupaten Penajan Paser Utara 4 desa, dan Kabupaten Paser 8 desa.

Selain desa bahaya narkoba, kata Imam Sumantri, ada kriteria lain, yakni desa/kelurahan dalam kategori waspada. Untuk desa kategori waspada ini, lanjut dia, jumlahnya ada 99 desa, yakni berasal dari Balikpapan (12), Samarinda (6), Bontang (5), Berau (6), Kutai Timur (11), Kutai Kartanegara (25), Kutai Barat (9), Mahakam Ulu (3), Penajam Paser Utara (10), dan Paser (12).Sementara itu,kategori siaga ada 128 desa/kelurahan, terdiri atas Balikpapan (3), Samarinda (3), Berau (12), Kutai Tmur (31), Kutai Kartanegara (30), Kutai Barat (21), Mahakam Ulu (2), Penajam Paser Utara (11), dan Paser (15).

Pos terkait