Air Terjun Lubuak Rantiang, Surga Tersembunyi di Kota Padang

  • Whatsapp

LUBUAK Rantiang menjadi obyek wisata yang mempunyai pesona alam yang sangatlah memikat. Banyak aktifitas yang dapat dilakukan selama berada di air terjun. Keindahan air terjun ini pun juga sering kali disebut sebagai air terjun Ngalauan. Air terjun yang berada di kota Padang ini mampu menarik perhatian banyak para wisatawan. Melalui panorama yang cukup menggoda bagi para wisatawannya inilah yang mendatangkan banyak wisatawan untuk berkunjung.

Melalui pemandangan yang sangat menggoda tersebut, banyak orang yang mencari tahu mengenai lokasi air terjun, harga tiket masuk, aktifitas yang dapat dilakukan di sana, keunikan dari air terjun maupun persiapan yang harus disiapkan sebelum berangkat ke air terjun.
Pemandangan hutan yang sangat asri, kolam hijau yang dilengkapi dengan pembatas berupa rotan. Bebatuan yang ada disekitaran kolam pun juga cukuplah licin, sehingga pengunjung harus ekstra hati-hati. Demi menjaga kebersihan dan keasrian air terjun, sangat disarankan bagi pengunjung untuk menjaga kebersihan air terjun.

Bacaan Lainnya

Jika pada biasanya air terjun kebanyakan memiliki ukuran yang tinggi, namun tidak dengan air terjun Lubuak Rantiang ini. Air terjun yang berada di kota Padang ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan air terjun pada umumnya. Selain itu ukuran tingginya pun juga lebih rendah dari air terjun biasanya.

Lokasi

Lokasi obyek wisata yang terkenal dengan keindahannya ini berada di Sungai Angah, Bangek, Balai Gadang, Koto Tangan, Kota Padang. Jika dari kota, air terjun ini berada sekitar 25 km. Silahkan sewa mobil Alphard jika ingin mengunjungi wisata ini dan merasakan kenyamanan selama perjalanan.

Rute Menuju Lokasi
Medan yang harus Anda lewati berupa aspal dan bebatuan. Untuk menuju lokasi Anda dapat mengendarai sewa mobil Fortuner maupun menggunakan motor. Memang tidak mudah untuk bisa sampai pada lokasi air, karena memang medan yang harus dilaluinya cukuplah sulit. Terlebih lagi air terejun ini memang berada di perbukitan dan perdalaman hutan. Pada biasanya obyek wisata ini bisa dilakukan dengan treaking. Para wisatawan yang ingin sampai di obyek wisata harus melewati sungai sebanyak 4 kali. Tidak hanya itu saja, wisawatan juga harus naik dan menuruni bukit. Setelah itu para wisatawan harus masuk pada hutan tropis basah yang cukup rimbun. ***

Pos terkait