Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 25 Orang Ditangkap

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – Jajaran Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan penangkapan terhadap 25 orang yang diduga melakukan pengambilan paksa terhadap jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 atau virus corona di Rumah Sakit (RS) Dadi Makassar.

“Iya betul sudah 25 yang ditangkap kasus RS Dadi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Selasa (9/6).

Bacaan Lainnya

Awi menjelaskan, saat ini ke-25 orang yang ditangkap itu masih dalam proses pemeriksaan terkait pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 itu. “Masih proses (pemeriksaan) ya,” ujar Awi.

Sebelumnya, sekelompok orang membawa kabur jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Rumah Sakit Dadi, Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi mereka terekam kamera CCTV, videonya lalu beredar dan viral di media sosial.

Dalam video tersebut tampak jenazah tampak beberapa orang mengangkat jenazah yang terbaring di ranjang perawatan lalu membawanya ke luar rumah sakit.

Direktur RS Dadi, dr Arman Bausat mengatakan, jenazah pasien PDP corona itu dibawa oleh keluarganya. Tim medis tak bisa berbuat banyak karena ada banyak orang di rumah sakit menunggu jenazah, diduga ada yang membawa senjata tajam.

Menurut Arman, pasien itu dirawat dengan keluhan mirip gejala terkena Covid-19 seperti sesak napas dan batuk. Tapi, belum ada hasil uji swab yang menyatakan terinfeksi virus corona, sehingga statusnya masih PDP dan meninggal dalam perawatan.

“Dia merupakan pasien rujukan yang mulai dirawat di RS Dadi pada Senin (1 Juni) kemarin. Dia belum Covid, tapi sudah keluhan sesak (napas), batuk, apa semua, langsung masuk ruang ICU,” kata Arman

(*/aky)

Pos terkait