Awas, Mikroplastik dan Logam Berat Cemari Bengawan Solo

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, SOLO – Sungai legendaris di Tanah Jawa, Sungai Bengawan Solo, nampaknya mulai tak ramah dengan masyarakat setempat. Selain “kiriman” banjir yang selalu dihantarkan setiap tahun, belakangan sungai tersebut tercemar mikroplastik dan logam berat.

Mahasiswa Semester V dari Program Studi (Prodi) Biologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Muhammad Yusron dan Muhammad Asroul Jaza, dalam penelitiannya menemukan adanya pencemaran mikroplastik dan logam berat dalam penelitian yang dilakukan di Sungai Bengawan Solo.

Bacaan Lainnya

Kelimpahan mikroplastik sebanyak 51 partikel per 100 liter ditemukan di Bengawan Solo segmen hulu di Sungai Samin, Sungai Tempuran Jebres, Sungai Perbatasan Sukoharjo, dan dua titik pada outlet Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

“Penelitian mikroplastik dilaksanakan mulai akhir Desember 2020 untuk pengambilan sampel, kemudian Januari 2021 dilakukan analisis di laboratorium Ecoton. Untuk titik pengambilan sampel kami ada di Sungai Samin, Sungai Tempuran Jebres, Sungai Perbatasan Sukoharjo-Wonogiri, dan Outlet Waduk Wonogiri, sehingga total ada lima sampel,” kata Muhammad Yusron, Selasa (2/2).

Berdasarkan laporan hasil penelitian tersebut menunjukkan Bengawan Solo di Sungai Samin tercemar logam berat khrom, kadmium, timbal, serta senyawa kimia berbahaya khlorin dan nitrit. Hasil penelitian menemukan kelimpahan mikroplastik tertinggi terdapat pada sungai perbatasan Sukoharjo mencapai 17 partikel per 100 liter.

Pos terkait