Bali dan Kepri Terobos Domininasi Jawa di Daya Saing Digital

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – Pandemi Covid 19 memang telah mendorong perubahan kebiasaan hidup yang baru. Di era new normal ini sebagaian besar aktifitas dilakukan dari rumah. Bekerja, belajar, beribadah, belanja, bersosialaisasi semua dilakukan dari rumah.

Kebiasan baru ini dilakukan demi menekan penyebaran dan penularan virus yang mematikan. Dampak dari kebiasaan baru ini ada yang negatif dan juga sebaliknya. Seperti pertumbuhan ekonomi yang merosot. Namun di sisi lain, ekonomi digital berkembang demikian pesat. di tengah pandemi perkembangan ekonomi digital, hampir merata di seluruh provinsi di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Hal itu terungkap dalam pemaparan hasil studi East Ventures Digital Competitiveness Index 2021 (15/3/2021). Tahun ini, merupakan tahun kedua East Ventures memetakan dampak perkembangan ekonomi digital di seluruh penjuru Indonesia. EV-DCI 2021 dipelopori oleh East Ventures, perusahaan venture capital yang memelopori investasi startup digital di Indonesia, dan Katadata Insight Centre.

Hasil studi East Ventures Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2021 menunjukkan bahwa daya saing digital antarprovinsi di Indonesia makin merata. Pemerataan tersebut tampak dari kenaikan skor median indeks daya saya saing digital (EV-DCI) dari 27,9 pada 2020 menjadi 32,1 pada 2021.

Pos terkait