Benarkah SKB Seragam Sekolah Langkah Awal Usut Intoleransi??

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – SKB Tiga Menteri terkait larangan pemerintah daerah dan sekolah negeri terkait aturan yang mewajibkan siswanya menggunakan atribut atau seragam agama tertentu, mendapat dukungan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Para pegiat hak asasi ini, mengapresiasi langkah tersebut.

Namun ada satu hal yang menggelitik yang perlu dikedepankan, benarkah kebijakan yang yang melibatkan tiga kementerian itu benar-benar terkait hal intoleransi atau ada hal lain yang melingkupinya? Tentu hanya pemerintahlah yang mengetahuinya.

Bacaan Lainnya

“Karena memang fenomena seperti di Padang kemarin ada di banyak daerah di Indonesia. Tapi langkah ini baru permulaan, karena harus diikuti langkah lain,” kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (3/2).

Dia mengatakan, perkara intoleransi di lingkungan pendidikan perlu dituntaskan dengan langkah yang komprehensif. Mulai dari pemberlakuan kurikulum yang toleran, menyediakan guru agama untuk kelompok minoritas, sampai rekrutmen tenaga kependidikan yang bebas dari diskriminasi.

Beka berpendapat penetapan Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri dalam memerangi aturan seragam sekolah yang intoleran sudah tepat. Namun ia menekankan pemberlakuan sanksi dalam aturan itu harus diperhatikan.

Pos terkait