Berstatus Miliarder Baru, Warga Sumurgeneng Tetap Bertani

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, TUBAN  – Tak ada yang berubah dari Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban. Meski saat ini tengah menjadi sorotan dan disebut-sebut sebagai kampung miliarder. Perubahan status sosial dan kelas ekonomi, tak membuat mereka meninggalkan sektor pertanian yang telah menghidupi mereka selama ini.

Desa Sumurgeneng disebut kampung miliarder setelah 25 persen warganya mendapat uang ganti rugi lahan yang dibeli Pertamina untuk kilang minyak. Rata-rata, warga mendapatkan Rp 8 miliar.

Bacaan Lainnya

Dengan uang miliaran Rupiah itu, banyak warga yang memborong mobil, membeli tanah dan merenovasi rumah. Seperti yang disampaikan salah seorang warga, Siti Nurul Hidayatin.

Menurutnya, meski sudah menjadi miliarder, warga tetap beraktivitas seperti biasa. Tetap bertani dan memelihara hewan ternak.

“Ya tak ada yang berubah banyak sebenarnya. Mereka yang bertani tetap ke ladang dan sawah. Yang punya ternak juga sibuk cari rumput atau pakan ternak lainnya. Ya pasti saat ini yang terlihat beda banyak rumah yang sedang direhab,” ujar Siti, Kamis (18/2).

Kemudian ia menjelaskan mengapa tak banyak pemuda di desa itu. Sebab, kebanyakan pemuda menjadi TKI dan merantau ke luar kota.

Pos terkait