BNPB Prediksi Estimasi Virus Corona Maksimal Akhir Juli

  • Whatsapp

Kabarsioana.com, JAKARTA  – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo memaparkan pemodelan yang dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN) terkait jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Paparan itu disampaikan Doni yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Kamis (2/4).

Bacaan Lainnya

“Estimasi jumlah kasus di Maret 1.577 masukan BIN. Ini relatif akurat. Estimasi akhir April 27.300. Puncaknya pada akhir Juni dan akhir Juli,” katanya seperti dikutip detik.com, Jumat (3/4).

Berikut ini estimasi jumlah kasus positif Covid-19 sebagaimana pemodelan BIN.

  • Estimasi jumlah kasus di akhir Maret 1.577 kasus (realita 1.528, akurasi prediksi 99 persen)
  • Estimasi jumlah kasus di akhir April 27.307 kasus
  • Estimasi jumlah kasus di akhir Mei 95.451 kasus
  • Estimasi jumlah kasus di akhir Juni 105.765 kasus
  • Estimasi jumlah kasus di akhir Juli 106.287 kasus.

Disebutkan juga, terdapat 50 dari 100 kabupaten/kota memiliki risiko tertinggi dengan 49 persen. Beberapa di antara 50 kabupaten/kota itu berada di Pulau Jawa.

Setidaknya 10 provinsi yang mengalami kekurangan fasilitas kesehatan dalam penanggulangan Covid-19, yaitu Jawa Barat, DIY, Sulawesi Selatan, Bali, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Papua, NAD, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Kekurangan faskes ini termasuk SDM tenaga kesehatan, ruang isolasi tidak memadai, dan APD. (*/miq)

Pos terkait