Bundo Yemmelia : Organisasi Adalah Wadah Silaturahmi Bukan Berpecah Belah

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, SERANG – Timbulnya persoalan yang berujung pelaporan dan hadirnya IKM tandingan di Kota Tangerang, membuat banyak pihak terhenyak. Sebab, selama ini, orang Minang sangat dikenal dengan kerukunan dan kekompakannya.

Namun yang terjadi, dengan dilantiknya pengurus DPD IKM Kota Tangerang oleh Andre Rosiade selaku ketua harian DPP IKM dan Nefri Hendri selaku Sekjend DPP IKM disaat kasus pembekuan pengurus DPC IKM versi Indra Jaya masih bergulir di Pengadilan, tentu pula bukan sebuah hal yang elok untuk dilakukan.

Bacaan Lainnya

Hj Yemmelia atau akrab disapa Bundo Iim, saat dikonfirmasi terkait hal itu, hanya bisa mengurut dada. Sebab, menurutnya hal itu tak perlu terjadi karena hanya akan membuat nama besar orang Minang menjadi cela di tanah rantau.

“Saya cukup prihatin dengan apa yang terjadi di tubuh IKM. Karena, tujuannya dibuat organisasi kemasyarakat, entah itu namanya IKM atau nama lainnya adalah untuk wadah silaturahmi dan bukan untuk berpecah belah,” jelasnya.

Selaku orang yang telah malang melintang di organisasi kemasyarakatan, bahkan diangkat menjadi sesepuh masyarakat Baduy, Bundo Iim menyebutkan, semenjak IKM versi Fadli Zon hadir, yang terjadi di daerah, bukan bersatu padu. Tapi menghadirkan dualisme organisasi Minang di daerah bersangkutan.

Pos terkait