Corona “Kembalikan” Pengusaha Warteg ke Kampung Halaman

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA  – Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, benar-benar menghantam simpul perekonomian masyarakat. Selain daya beli yang menurun drastis, harga barang dipasaran juga melambung tinggi. Akibatnya, ribuan pengusaha warung tegal (Warteg) yang tergabung dalam Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) memilih mudik ke kampung halaman masing-masing.

Meskipun banyak dari pengusaha Warteg tersebut yang memilih mudik, namun Ketua Kowantara, Mukroni membantah sinyalemen yang menyatakan 20 ribu warteg telah gulung tikar.

Bacaan Lainnya

Dia mengakui, memang banyak pemilik warteg yang kembali ke kampung halaman, tetapi jumlahnya tidak sampai 20 ribu pengusaha.

“Kurang dari separuh pedagang warteg memang memilih untuk pulang kampung karena pendapatannya terus menurun karena permintaan yang terbatas. Mereka rata-rata dari Tegal dan Brebes,” ujar Mukroni dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Kowantara memperkirakan ada sekitar 20.000 usaha warteg di Jabodetabek yang bakal menutup operasional bisnisnya pada 2021. Ini dikarenakan mereka kesulitan membayar sewa tempat gegara pandemi Covid-19 yang belum juga mereda.

“Di awal tahun ini, kurang lebih ada 20.000 warteg yang akan tutup. Ini karena ketidakmampuan pengusaha warteg memperpanjang sewa tempat usahanya. Ini merupakan bagian dari kesulitan permodalan salah satunya,” ujarnya.

Pos terkait