Dana COVID-19 Digunakan untuk Berjudi, Kades di Sumsel Terancam Hukuman Mati

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, PALEMBANG – Ini sudah sangat keterlaluan, dimana AKR (43), kepala Desa Sukowarno, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumsel berurusan dengan hukum. Dimana dia menggunakan dana pencegahan Corona yang bersumber dari dana desa untuk bermain judi.

Karena perbuatannya itu, Sang Kades oleh terancam Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lubuklinggau, Yuriza Antoni dituntut dengan hukuman mati.

Bacaan Lainnya

Dalam dakwaannya, Yuriza menyebutkan, AKR yang menjabat sebagai Kades Sukowarno pada Mei 2020 telah menggunakan dana desa tahap 2 dan 3 senilai Rp187,2 juta untuk membayar utang pribadi dan berjudi.

“Padahal salah satu peruntukan dana itu seharusnya untuk pencegahan dan penanggulangan Corona bagi warga setempat dan dibagikan Rp600 ribu perkepala keluarga,” katanya.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Sahlan Effendi pada sidang yang digelar pekan lalu, JPU menjerat terdakwa dengan pasal 2 Ayat (1) atau pasal 3 UU nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 18 UU nomor 20 tahun 2001.

“Sebagaimana pasal yang didakwakan maka terdakwa diancam pinada penjara maksimal 20 tahun,” katanya.

Kemudian, merujuk kepada Peratruran Presiden RI no 11 tahun 2020 tentang penyalahgunaan dana penanggulangan COVID-19, maka terdakwa dapat terancam hukuman mati.

Pos terkait