Dewan Ingatkan Pemerintah Tak Persulit Insentif Tenaga Kesehatan

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – Masih banyaknya suara sumbang terkait insentif para tenaga medis, menjadi perhatian politisi di Senayan.Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyoroti adanya informasi yang berkembang di media mengenai belum terbayarnya gaji para dokter dan tenaga medis yang sedang berjuang dalam penanggulangan Covid-19.

Seorang tenaga medis di Sumatera Utara menjelaskan bahwa sejak Mei 2020 hingga Januari 2021, mereka tak menerima insentif dan pihak rumah sakit hanya meminta mereka untuk bersabar.

Bacaan Lainnya

“Sungguh ironis, hal ini tidak boleh dibiarkan. Para dokter dan tenaga medis sudah berjuang keras dalam penanggulangan Covid-19. Mereka mempertaruhkan nyawa dan tidak pulang ke rumah hingga berbulan-bulan. DPR mendesak agar hak para tenaga medis jangan dipersulit, justru harus menjadi prioritas,” kata Azis melalui keterangannya, Minggu (14/2).

Sebelumnya, beredar informasi dari Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD dr Pirngadi Medan yang mengatakan, insentif yang belum keluar yakni bulan Mei 2020 hingga Desember 2020 dan belum bisa dipastikan penyebab atau kendala yang mengakibatkan telat bayar tersebut.

“Persoalan di Sumut ini mungkin salah satu contoh sebagian dari beberapa wilayah di Indonesia. Saya tidak ingin para pahlawan kesehatan, pada pandemi Covid-19 ini, mengalami kesulitan. Justru kita harus bahu-membahu membantu dan memprioritaskan mereka,” ucapnya.

Pos terkait