Diameter Semburan Gas & Lumpur di Pekanbaru Melebar

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, PEKANBARU  – Memasuki hari keempat setelah pertama kali galian sumur bor yang ada di Pondok Pesantren Al-Ihsan Jalan Abdurrahman Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru mengeluarkan gas dan disusul lumpur. Hari ini, Minggu (7/2), diameter sumur itu terus membesar. Bahkan saat ini diperkirakan mencapai 6 meter.

“Diperkirakan diameter liang sumur sudah mencapai 6 meter. Jika dilihat dari atas tampak kecil lantaran tertutup lumpur yang tingginya sudah hampir 2 meter,” ujar Kepala Dinas ESDM Riau, Indra Agus Lukman.

Bacaan Lainnya

Menurut Indra, kondisi kandungan gas sudah di lubang semburan itu sudah tidak berbahaya. Sebelumnya semburan gas itu dinyatakan berbahaya.

“Namun kita tetap harus waspada karena kadang ada kadang tidak,” ucap Indra.

Sedangkan untuk intensitas semburan lumpur juga sudah berkurang dibandingkan sehari sebelumnya. Bahkan tinggi semburan juga mulai berkurang.

“Kita lihat 2-3 hari mendatang. Jika semburan semakin kecil dan kondisi memungkinkan tim akan akan mulai untuk memasukkan alat dan melakukan penutupan. Nanti rencana akan kita tutup dengan balok-balok cor-coran,” jelasnya.

Indra sejak awal telah memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pengeboran. Khusus wilayah Tenayan Raya ini berada dalam cekungan. Sedangkan untuk air belum dapat ditemui di level seratusan meter.

Pos terkait