Hakim Nakal Masih Jadi Pekerjaan Rumah KY

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, TANGERANG – Komisi Yudisial (KY) mencatat laporan ketidakpuasan masyarakat terhadap hakim nakal dalam persidangan selama periode 2019-2021 masih tinggi dan telah ditindak lanjuti.

Anggota KY, Sukma Violetta menyatakan, pada 2019 pihaknya mencatat sekira 1.300 laporan, pada 2020 turun menjadi 474 laporan, dan 2021 ada 490 laporan.

Bacaan Lainnya

“Antara 2019 di masa sebelum pandemi dengan tahun 2020 dan 2021, memang angkanya berbeda signifikan,” katanya, saat Zoom Meeting, Senin (3/5).

Dilanjutkannya, semua laporan tersebut sudah ditindak lanjuti. Dari total laporan yang masuk itu, sebanyak 445 laporan telah diteruskan pada 2019, sekira 216 pada 2020, dan 90-an pada tahun 2021.

Dari 94 laporan masyarakat pada 2021 yang dibahas di sidang pleno, 27 laporan terbukti ada dugaan pelanggara dan 67 laporan lainnya dinyatakan tidak terbukti.

“Dalam sidang pleno, KY mengusulkan penjatuhan sanksi terhadap 48 hakim. Sekira 36 hakim dijatuhi sanksi ringan, 10 hakim sanksi sedang, dan 2 sanksi berat. Usulan sanksi ini sudah disampaikan kepada pihak MA,” sambung Sukma.

Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh hakim dalam persidangan, antara lain diakibatkan oleh sikap tidak pantas.

Pos terkait