Inggris Tolak Rencana Israel Caplok Wilayah Tepi Barat

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, LONDON – Inggris mengambil sikap yang berbeda dengan Amerika Serikat (AS) dengan menyatakan tidak akan mendukung aneksasi potensial Israel atas bagian wilayah Tepi Barat yang diduduki. Menteri Luar Negeri Junior Inggris, James Cleverly mengatakan mencaplok tanah Palestina ke Israel akan membuat solusi dua negara semakin sulit dicapai.

“Posisi kami sejak lama adalah bahwa kami tidak mendukung pencaplokan bagian-bagian Tepi Barat, dan… melakukan hal itu dapat membuat solusi dua negara yang berkelanjutan lebih sulit,” kata Cleverly sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungannya ke Israel pekan ini, Wakil Presiden AS, Mike Pence mengatakan bahwa terserah pada Israel apakah akan mencaplok bagian-bagian Tepi Barat, di bawah pendudukan militer Israel sejak 1967.

Rencana Israel untuk menganeksasi sebagian besar wilayah Tepi Barat, hingga wilayah Lembah Yordania yang subur dan lokasi-lokasi strategis utama lainnya ke dalam wilayah resmi Israel telah menimbulkan kekhawatiran Inggris.

Pada Januari, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyatakan prihatin atas laporan mengenai langkah potensial Israel itu.

“Setiap langkah sepihak seperti itu akan merusak upaya baru untuk memulai kembali perundingan perdamaian, dan bertentangan dengan hukum internasional. Setiap perubahan pada status quo tidak dapat diteruskan tanpa kesepakatan yang dinegosiasikan oleh para pihak sendiri,” kata Raab saat itu.

Sementara itu Prancis mendesak negara-negara lain di Uni Eropa, yang merupakan mitra dagang terbesar Israel, untuk mempertimbangkan mengancam Israel dengan respons yang keras jika terus maju dengan aneksasi de facto.

Netanyahu mengatakan diskusi kabinet akan dimulai Juli untuk memperluas kedaulatan Israel ke permukiman Yahudi di Lembah Jordan di Tepi Barat. Keberadaan pemukiman itu sendiri telah dianggap bertentangan dengan hukum internasional. (*/dka)

Pos terkait