Jempol Buat Polisi, Eksploitasi 91 Anak di Bawah Umur Berhasil Dibongkar

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – Terlepas cerita miris yang terjadi di Cafe MR Cengkareng, hari ini kita pantas memberikan apresiasi kepada aparat polisi. Dimana, Polda Metro Jaya berhasil membongkar kasus prostitusi online selama dua bulan terakhir.

Hasilnya, sebanyak 286 pekerja seks komersial (PSK) yang dikoordinir 15 pemuda atau germo bisa diungkap ke permukaan. Mirisnya, 91 PSK itu diantaranya masih berusia anak-anak. Bahkan diantaraya, ada yang berstatus pelajar.

Bacaan Lainnya

“91 orang PSK kategori anak di bawah umur, jadi masih di bawah 18 tahun. Ada yang masih sekolah, ada yang putus sekolah,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (25/2).

Yusri mengatakan, kasus itu terungkap berdasarkan laporan masyarakat. Dari penyelidikan itu ditangkap 15 orang yang merupakan koordinator para PSK tersebut.

“Awalnya kami mendapatkan laporan dari masyarakat. Kemudian dikembangkan ke beberapa orang hingga terbongkarlah bahwa mereka (15 orang) satu jaringan,” ucap dia.

Yusri menjelaskan, 15 orang germo awalnya berkenalan dengan beberapa orang perempuan melalui media sosial seperti facebook, instagram, dan twitter hingga menemukan 286 perempuan.

Ketika sudah saling mengenal dekat satu sama lain, kata Yusri, para germo menawarkan para perempuan di bawah umur itu untuk dipekerjakan sebagai pemuas nafsu birahi para lelaki hidung belang. Mereka dijanjikan mendapatkan bayaran Rp 300 ribu untuk sekali kencan.

Pos terkait