57 Negara Didesak Pulangkan Warganya dari Kamp Milisi ISIS

  • Whatsapp
Kamp Milisi ISIS

Kabarsiana.com, JENEWA – Sebanyak 10.000 orang dari 57 negara masih berada di kamp tahanan ISIS di Suriah. Sebagian besar dari mereka, terdiri dari perempuan dan anak-anak.

Karena itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak ke-57 negara bersangkutan untuk memulangkan mereka dari kamp-kamp yang berada di timur laut Suriah. Karena mereka berada dalam kondisi tak layak dan tanpa proses hukum.

Bacaan Lainnya

“Masalah ini sangat mendesak,” ujar pelapor khusus PBB untuk perlindungan hak asasi manusia, Fionnuala Ni AolAin.

Sekitar 9.462 perempuan dan anak-anak asing termasuk di antara lebih dari 64.600 orang yang ditahan di kamp al-Hol dan Roj. Kamp tersebut dijalankan oleh otoritas Kurdi Suriah, dengan mayoritas penduduknya adalah warga negara Irak dan Suriah.

AolAin menyebut 57 negara yang meliputi Inggris, China, Prancis, Federasi Rusia, dan Amerika Serikat (AS) sebagai daftar yang memalukan. Dia juga mengecam peningkatan pelucutan kewarganegaraan. Ini karena meninggalkan seseorang tanpa kewarganegaraan adalah melanggar hukum.

“Para perempuan dan anak-anak ini hidup dalam apa yang hanya dapat digambarkan sebagai kondisi yang mengerikan … Kondisi di kamp-kamp ini mungkin mencapai ambang penyiksaan, perlakuan tidak manusiawi dan merendahkan di bawah hukum internasional,” kata AolAin.

Pos terkait