Kapolri Keberatan Islam Dikaitkan dengan Terorisme

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA  – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak setuju dan keberatan dengan stigma yang beredar selama ini bahwa agama Islam kerap dikaitkan dengan aksi terorisme.

Hal itu menurutnya tidak benar dan harus diluruskan. Karena stigma tersebut bisa memunculkan persepsi yang salah dan beragam di masyarakat akan agama Islam itu sendiri.

Bacaan Lainnya

“Perlu saya tegaskan, tidak ada agama manapun yang mengajarkan mengenai hal-hal yang sifatnya seperti terorisme dan intoleransi. Selaku Kapolri, saya keberatan dengan hal itu,” ujar Kapolri saat bersilahturahmi dengan sejumlah pengurus PP Muhammadiyah Jumat (29/1).

Tidak ada satupun agama yang mengajarkan tindakan kekerasan dan aksi terorisme, termasuk, agama Islam yang mengajarkan mengenai kasih sayang antara sesama umat manusia.

“Semua agama mengajari umatnya kasih sayang, khususnya Muslim yang kita semua mengetahi kalau ummatnya selalu diajarkan untuk memahami tentang Rahmatan lil Alamin. Itu sudah jelas kalau ada hal-hal yang seperti itu, tentunya itu adalah ajaran yang tidak tahu dari mana dan kita harus hadapi,” ungkapnya.

Mantan Kabareskrim itu menambahkan, pihaknya juga akan meningkatkan upaya pencegahan penyebaran ajaran radikalisme di masyarakat. Jika ada yang terlanjur tersesat, Polri akan mengupayakan pendekatan perbaikan agar pelaku kembali ke jalan yang benar.

Pos terkait