Kebakaran di Panti Jompo Rusia Tewaskan Sedikitnya 9 Orang

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, MOSKOW – Sedikitnya sembilan orang tewas setelah kebakaran melanda bagian dari panti jompo Rusia, membuat sekira 20 pasien yang tak bisa bergerak yang terperangkap di dalam saat fasilitas itu dilalap api. Sejauh ini belum jelas apa yang memicu kobaran api.

Kebakaran yang berkobar tak lama setelah tengah malam waktu setempat, menyebar ke area seluas sekira 15 meter persegi sebelum dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Bacaan Lainnya

Rumah perawatan pribadi, yang beroperasi sebagai rumah sakit itu menampung puluhan pasien. Fasilitas itu terletak di Krasnogorsk, barat laut Moskow.

Layanan darurat setempat mengatakan bahwa pada saat kejadian, ada sekira dua lusin pasien yang terbaring di tempat tidur.

Ada laporan yang saling bertentangan mengenai jumlah korban, pihak berwenang telah mengonfirmasi sedikitnya sembilan orang kehilangan nyawa mereka karena kebakaran besar itu. Sementara sebuah sumber di layanan darurat mengatakan kepada TASS bahwa 10 orang meninggal karena paparan asap.

Sebanyak 17 pasien dievakuasi oleh tim penyelamat. Dua puluh orang, di antaranya penghuni dan staf, dapat meninggalkan fasilitas itu sendiri.

Sekira 91 petugas pemadam kebakaran dan 28 unit peralatan pemadam terlibat dalam upaya memadamkan api.

Seorang Juru Bicara Pemerintah Distrik Krasnogorsk mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti bahwa fasilitas itu tampaknya tidak memiliki izin untuk merawat pasien yang sakit parah, atau digunakan sebagai panti jompo.

“Menurut dokumen, seharusnya ada bangunan tempat tinggal biasa. Tidak ada hospice yang terdaftar di sini,” ujarnya sebagaimana dilansir RT, Senin (11/5).

Kantor kejaksaan negara Rusia telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.

Penyelidik saat ini mencari beberapa kemungkinan penyebab yang bisa memicu kebakaran. Ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa alat pemanas tidak berfungsi dan terbakar. Laporan lain mengklaim bahwa barang-barang pribadi salah satu pasien terbakar, yang kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh lantai. (*/dka)

Pos terkait