KJRI Houston Pulangkan 3.995 ABK WNI Terdampak Pandemi Corona

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, HOUSTON – Sejak pandemi virus corona meluas dan masuk ke Amerika Serikat, US Center for Disease Control and Prevention menghentikan operasi kapal pesiar sejak 14 Maret 2020 karena kapal pesiar dianggap sebagai pembawa ideal virus corona.

Dampaknya, sejumlah kapal pesiar yang sebelumnya berlabuh di perairan Karibia dan Amerika Serikat harus merapat ke pelabuhan Miami dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, dalam waktu singkat industri pariwisata kapal pesiar berhenti total dan menyebabkan ribuan kru kapal harus dipulangkan ke negara masing-masing. Di antaranya, adalah ribuan WNI yang bekerja di puluhan kapal pesiar yang berada di Amerika Serikat.

Sejak Maret 2020, Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Houston telah fasilitasi pemulangan 3.955 orang ABK WNI dari Amerika Serikat. Mereka sebelumnya bekerja dari 22 kapal Carnival Cruise Line yang bersandar di kota-kota wilayah KJRI Houston seperti Miami, Florida; Fort Lauderdale, Florida; Port Everglades, Florida; New Orleans, Louisiana; dan Galveston, Texas.

“Pemulangan para pekerja migran ini dilakukan secara bertahap dengan biaya penuh dari perusahaan dengan menggunakan pesawat komersial, pesawat charter, dan kapal laut,” kata KJRI Houston Nana Yuliana dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/5).

Nana Yuliana menjelaskan, tugas KJRI Houston juga memberi bantuan logistik bagi ABK yang menjalani karantina mandiri di kota Houston. Sebab, tanggung jawab pemerintah tidak hanya melindungi kru Indonesia tapi juga keluarga mereka di tanah air.

“Pada praktiknya, dinamika di lapangan sangat beragam. Maskapai penerbangan komersial yang mengurangi rute, penerapan lockdown di negara transit, perubahan kebijakan pemerintah, sulitnya mendapat pesawat charter, dan kemampuan finansial perusahaan, menjadi tantangan KJRI Houston dalam melaksanakan diplomasi guna repatriasi ABK WNI dari Amerika Serikat,” jelas Nana.

Meski begitu, Nana mengatakan tantangan itu berhasil diatasi berkat komunikasi intensif dengan otoritas pemerintah Amerika Serikat dan manajemen perusahaan Carnival Cruise Line dan Carnival Corporation Ltd.
“Selama proses pemulangan dari Amerika Serikat, perusahaan menunjukkan sikap kooperatif dan bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kesehatan para awak kapal,” tutur Nana.

Sementara Koordinator Tim Repatriasi ABK KJRI Houston, Dian Ardhini Hapsari, menyebut pemulangan ABK WNI dari Amerika Serikat berhenti pada 15 April 2020. Meski begitu, mereka terus berkomunikasi dan hubungan baik dengan ABK WNI dan perusahaan kapal pesiar.

“Perwakilan yang terletak di negara bagian Texas ini turut mengawal proses pemulangan lanjutan. Carnival Cruise Line telah menyiapkan 3 buah mother ships untuk memulangkan saudara-saudara kita ke Indonesia melalui jalur laut, yaitu Carnival Panorama, Carnival Conquest dan Carnival Dream,” kata Dian.

“ABK dari Carnival Panorama telah tiba dengan selamat di tanah air pada 30 Mei 2020, sedangkan ABK yang saat ini berada di Carnival Conquest dan Carnival Dream masih dalam perjalanan menuju ke Indonesia dan diperkirakan akan tiba di tanah air pada pertengahan Juni 2020,” tambahnya.

Salah seorang ABK WNI yang dipulangkan yakni Arifudin, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dari KJRI Houston. Ia sebelumnya bekerja di kapal pesiar Carnival Conquest

Senada dengan Arifudin, Rinaldi Dremawan, yang merupakan ABK di kapal pesiar Carnival Vista menyampaikan rasa terima kasih kepada KJRI Houston yang sudah membantunya pulang ke tanah air.

“Terima kasih atas bantuan Konjen Nana Yuliana dan staf KJRI Houston selama saya ada di Houston dan selama pemulangan. Saya sudah diberi bantuan makanan dan vitamin. Alhamdulillah sekarang saya bisa tiba dengan selamat di Indonesia,” tutur Rinaldi. (*/kpr)

Pos terkait