Komandan Pasukan Gabungan Saudi Dipecat

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, RIYADH – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud pada Senin (31/8/2020) malam memecat sejumlah pejabat tinggi militer, termasuk Komandan Pasukan Gabungan Fahd Bin Turki Bin Abdulaziz dan Wakil Pangeran wilayah Al-Jouf Abdulaziz Bin Fahad Bin Turki Bin Abdulaziz melalui sebuah perintah kerajaan. Pemecatan para pejabat itu dilaporkan terkait tuduhan korupsi.

“Penghentian tugas Panglima Gabungan, pembebasan tugasan Wakil Gubernur Al-Jouf dari tanggung jawabnya dan rujukan mereka bersama dengan sejumlah perwira dan pegawai negeri sipil Kementerian Pertahanan untuk penyelidikan,” demikian isi perintah itu sebagaimana dilansir Arab News, Selasa (1/9/2020).

Bacaan Lainnya

Keputusan itu didasarkan pada surat dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) kepada Nazaha, komite antikorupsi, untuk menyelidiki “transaksi keuangan yang mencurigakan di kementerian pertahanan”.

Semua pejabat itu telah dibebastugaskan dan kasus korupsi mereka yang terkait dengan Kementerian Pertahanan telah dirujuk ke Otoritas Kontrol dan Anti-Korupsi Arab Saudi (Nazaha).

Pangeran Fahd, yang dipecat pada Selasa, adalah komandan Pasukan Darat Kerajaan Saudi, unit pasukan terjun payung dan pasukan khusus sebelum ia menjadi komandan pasukan gabungan dalam koalisi militer pimpinan Riyadh di Yaman.

Wakil Kepala Staf Umum, Letnan Jenderal Mutlaq Bin Salem bin Mutlaq Al-Azima, telah ditugaskan menjalankan tugas komandan pasukan gabungan. (*/dka)

Pos terkait