Kontribusi Tak Jelas Selama 10 Tahun, PPSA Tuntut Penghentian Aktivitas Tongkang & Panton PT RAPP

  • Whatsapp
PPSA Tuntut Penghentian Aktivitas Tongkang & Panton PT RAPP

Kabarsiana.com, PELALAWAN  – Persatuan Pemuda Sungai Ara (PPSA) Desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau menuntut aktivitas perusahaan PT. RAPP berupa tongkang dan panton yang berada di Sungai Kampar yang berada di Desa Sungai Ara dihentikan.

Dalam surat tuntuntan kepada pimpinan PT.RAPP di Pangkalan Kerinci, PPSA meminta agar perusahaan bersangkutan menghentikan aktivitas tongkang dan panton mereka. Sebab, tongkang dan panton berdampak langsung pada perekonomian masyarakat setempat yang sebagian besar menggantungkan hidup di Sungai Kampar yang berada di Desa Sungai Ara.

Bacaan Lainnya

Joko Endang, salah sseorang tokoh masyarakat Desa Sungai Ara menegaskan bahwa, aktivitas penarikan tonggkang kayu yang ditaksir bermuatan 2000 TON itu sangat berperanguh terhadap ekosistem yang ada di Sungai Kampar apalagi banyak masyarakat Desa Sungai Ara yang bergantung hidup sebagai nelayan di sungai itu.

“Yang kedua, akibat aktivitas penarikan tongkang kayu PT. RAPP, menyebabkan tergerusnya kedangkalan Sungai Kampar. Secara materi, kerugian masyarakat selama 10 tahun belakangan sudah terhitung lagi,” ujarnya

Terkait CSR, Endang tak membantahnya. Namun yang dituntut kata dia bukan CSR, tapi soal aktivitas tongkang kayu dan panton.

Pos terkait