Banjir “Seret” Masjid Apung di Pacitan ke Tengah Laut

  • Whatsapp
Masjid Apung di Pacitan

Kabarsiana.com, PACITAN  – Jamaah masjid apung di Pantai Pancer Dor Pacitan kaget bukan kepalang. Bagaimana tidak, masjid apung yang biasa mereka gunakan untuk beribadah, tiba-tiba sudah tak lagi berada di tempat semula.  Kejadian yang tak biasa ini disebabkan masjid bersangkutan hanyut terbawa arus banjir hingga ke tengah laut.

Hingga berita ini dilansir, masjid berbahan dasar kayu itu, masih mengapung di tengah laut dengan jarak sekitar 1 km dari bibir pantai.

Bacaan Lainnya

Saat ini, warga bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan masih berupaya menarik bangunan masjid ini ke tepi agar bisa kembali digunakan warga setempat.

Dari pantauan lapangan, bangunan masjid yang berukuran 10×10 meter ini masih terlihat utuh dan berdiri tegak. Sementara sejumlah perlengkapan masjid juga ikut terbawa, termasuk beberapa mushaf alquran dan pengeras suara.

Salah seorang pengurus masjid, Ryan Yudianto mengatakan, masjid tersebut hanyut setelah debit air Sungai Grindulu naik akibat banjir. Kuatnya arus banjir menyebabkan tali penahan bangunan masjid apung ini putus.

“Awalnya memang miring dan bergeser. Setelah itu tali penahan masjid ini putus karena banjir. Setelah itu masjid terseret hingga posisi sekarang ini,” katanya, Rabu (10/2).

Pos terkait