Masyaallah, Baru Berusia 14-16 Tahun Sudah Jadi Reseller Prostitusi Anak

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, MOJOKERTO – Kasus prostitusi online di Mojokerto yang saat ini disidik oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, sungguh menyita perhatian kita semua. Bagaimana tidak, instrumen Polri tersebut menyebut sejumlah reseller dalam kasus prostitusi online yang menawarkan anak di Mojokerto, masih berusia antara 14-16 tahun.

Mereka membantu tersangka OS (38) dalam mencari calon pelanggan atau pengguna jasa prostitusi. Polisi akan memeriksa memeriksa para reseller itu dalam waktu dekat.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil penyidikan terhadap tersangka OS, atau kelompok [prostitusi] Doraemon, dalam pekan ini akan ada pemanggilan terhadap reseller yang juga anak-anak, dilakukan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (5/2).

Berdasarkan penuturan tersangka, aksinya menawarkan jasa prostitusi berkedok sewa kos ini dibantu oleh 11 anak di bawah umur. Mereka mencari pelanggan melalui media sosial Facebook.

Jika berhasil mendapatkan penyewa, maka mereka akan mendapatkan komisi keuntungan dari OS sesuai dengan jumlah pelanggan yang mereka gaet.

Meski begitu, kata Gatot, dari jumlah 11 orang reseller tersebut, yang diketahui masih aktif hingga kasus ini terungkap, hanya menyisakan enam orang. Keenam orang inilah yang aktif mencari calon penyewa.

Pos terkait