Memalukan, Indeks Pangan Indonesia, Ternyata Lebih Buruk dari Ethiopia

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA  –  Kabar mengejutkan dirilis oleh Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria. Dalam diskusi bertajuk “Daya Tahan Sektor Pertanian: Realita Atau Fatamorgana?”, Rabu (17/2/2021), dia mengatakan kalau indeks pangan Ethiopia jauh lebih baik dari Indonesia.

Sejumlah indikator pangan dunia kata dia, menunjukkan Indonesia tertinggal dari negara lainnya dalam lima tahun terakhir. Indonesia sebagai negara agraris, ironisnya menempati peringkat rendah dalam indeks keberlanjutan pangan.

Bacaan Lainnya

“Dulu kita tahu Ethiopia itu adalah negara yang identik dengan kelaparan. Ternyata punya ranking lebih bagus untuk food sustainability index dibanding kita. Zimbabwe dan Ethiopia jauh di atas Indonesia,” kata Arif Satria..

Food Sustainability Index menempatkan Indonesia sebagai negara ke-60. Semakin besar angkanya, peringkat semakin buruk. Peringkat Indonesia kalah jauh dengan Zimbabwe peringkat 31 dan Ethiopia peringkat 27.

Food Sustainability Index itu sendiri, mengacu tiga indikator utama. Dua indikator adalah limbah pangan dan pertanian yang berkelanjutan alias tidak merusak lingkungan dan menjaga ekonomi-sosial sekitarnya. Indikator ketiga atau terakhir adalah persoalan nutrisi seperti obesitas.

Indonesia tercatat dalam tiga negara terburuk di dunia berdasar indeks di atas untuk limbah pangan. Setiap tahun, satu penduduk menghasilkan 300 kilogram limbah pangan. Peringkat Indonesia lebih baik dari Saudi Arabia karena 1 orang hasilkan limbah 427 kilogram per tahun.

Pos terkait