Mesin ATM Dibobol, Uang Rp124 Juta Raib

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, BUKITTINGGI – Uang sekira Rp124 juta di dalam mesin ATM hilang setelah komplotan perampok membobol mesin di samping swalayan, Kelurahan Campago Guguk Bulek, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukitinggi, Sumatera Barat.

Menurut Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso, modus yang dilakukan para pelaku untuk membobol ATM dengan mengunakan mesin bor dan las. Saat beraksi, pelaku sempat juga menutup CCTV yang ada di dalam ATM.

Bacaan Lainnya

“Meski CCTV ditutup, tapi masih ada CCTV di mesin ATM lainnya. Dari CCTV ini terekam pelaku beraksi. Kami telah olah tempat kejadian perkara dan terus melakukan penyelidikan pokoknya,” ujarnya, Rabu (22/7)

Perampok diduga, menjalankan aksinya sekira pukul 03.00 WIB dan semua uang di dalam masin ATM dibawa kabur pelaku. “Iya, semua uang di dalam habis. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembobolan ATM ini,” ujar Iman.

Diduga, jumlah perampok ada tiga orang. Jumlah tersebut yang nampak dalam rekaman CCTV, diduga jumlah perampok bisa lebih dari tiga orang karena pelaku juga menggunakan mobil.

“Bisa jadi di dalam mobil lebih dari satu. Jadi yang terlihat satu di dalam mobil, satu lagi turun melakukan aksinya. Ya kemungkinan tiga orang pelakulah,” katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri menambahkan, setelah menerima laporan pihaknya langsung turun serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Di lokasi kita mendapati kondisi mesin ATM rusak. Diduga dibongkar dengan menggunakan las dan uang di dalam mesin ATM sudah tidak ada lagi,” katanya.

Mereka beraksi dengan merusak pintu ATM dan keluar melalui jalan yang sama. Sebelum beraksi, mereka menutup kamera yang ada di dalam ATM dengan menggunakan lakban hitam.

“Security bank yang melakukan pemeriksaan pagi. Tadi itu dia dapati pintu ATM sudah dalam keadaan terbuka dan diperiksa mesin ATM juga sudah rusak,” katanya.

Saat ini kepolisian masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpul sejumlah barang bukti dan keterangan dari para saksi, termasuk rekaman CCTV di ATM. “Barang bukti yang diamankan rekaman CCTV, mesin ATM, ember, dan lakban hitam yang melekat di CCTV,” ucapnya. (*/aky)

Pos terkait