Mulai 13 Februari, Baduy Dalam Tertutup untuk Wisatawan

  • Whatsapp
Baduy Dalam Tertutup untuk Wisatawan

Kabarsiana.com, LEBAK — Keputusan adat dari tetua Baduy, memutuskan melarang wisatawan memasuki kawasan Baduy Dalam terhitung mulai 13 Februari mendatang. Larangan ini dikeluarkan karena warga Baduy Dalam  melaksanakan ritual Kawalu dan tertutup bagi masyarakat luar.

“Kami meminta wisatawan menghormati dan menghargai keputusan adat itu,” kata Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak yang juga tetua adat Baduy Jaro Saija di Lebak, Kamis (11/2).

Bacaan Lainnya

Pelarangan kawasan Baduy dikunjungi wisatawan berdasarkan keputusan adat Nomor 141.01/13-Ds.Kan-200I/2021, tertanggal 13 Februari 2021 yang ditandatangani Kepala Desa Kanekes.

Pelarangan itu karena memasuki bulan Kawalu atau bulan larangan selama tiga bulan warga Baduy Dalam tersebar di Cibeo, Cikawartana dan Cikeusik tengah melakukan ritual untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa meminta keselamatan bangsa dan negara yang aman, damai, dan sejahtera serta dijauhkan dari bencana.

Selain itu juga berdoa agar Indonesia terbebas dari penyebaran pandemi COVID-19. Masyarakat Baduy Dalam melaksanakan ritual Kawalu tersebut mulai 13 Februari sampai 14 Mei 2021 atau tiga bulan.

Selama ini, masyarakat Baduy Dalam melaksanakan ritual Kawalu berlangsung sejak nenek moyang hingga kini masih dipertahankan, sebab jika tidak dilaksanakan akan menimbulkan bencana bagi warga Baduy.

Pos terkait