Nuansa Khas Minang nan Artistik di Kemegahan Masjid Raya Sumatera Barat

  • Whatsapp

BANGUNAN masjid, selama ini sangat identik dengan bentuk kubah. Namun, tidak dengan masjid yang satu ini. Masjid Raya Sumatera Barat memiliki kubah bak rumah adat khas Minangkabau yaitu Rumah Gadang. Bagian atapnya memiliki empat sudut yang meruncing.

Setiap sisi atapnya terlukis kaligrafi bernuansa emas yang memukau. Megah dan menakjubkan. Jika dilihat lebih detail, atap ini tak hanya berbentuk Rumah Gadang saja. Namun juga membentuk bentangan kain yang ditarik di empat sudutnya.

Bacaan Lainnya

Bentangan kain ini menyimbolkan kain yang digunakan untuk mengusung Hajar Aswad pada zaman Nabi Muhammad. Atap Masjid Raya Sumatera Barat memang memiliki dua makna yang mendalam yang nilai Islam dan adat Minangkabau.

Masjid yang terletak di Jalan Chatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang ini mampu menampung sekitar 20.000 jemaah yang terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama merupakan tempat wudhu. Lantai dua menjadi lantai utama untuk salat. Lantai ketiga merupakan lantai alternatif untuk jemaah salat.

Pada lantai utama, terdapat mihrab yang mengambil konsep seperti tempat batu hajar aswad di Kabah bernuansa perak. Bagian plafon di hiasi dengan tulisan Asmaul Husna yang menawan berwarna emas.Menariknya lagi, bangunan masjid ini dirancang tidak memiliki tiang pada bagian tengah ruangan. Jemaah tidak terganggu dengan tiang-tiang di tengah masjid.

Pos terkait