OTT Bupati Nganjuk, Puluhan Camat dan Pejabat Diperiksa KPK dan Bareskrim

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, NGANJUK – Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat. Dari OTT tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti, di antaranya uang ratusan juta rupiah. Uang tersebut yang diamankan diduga berkaitan dengan jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk, Jawa Timur.

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat diduga menerima suap terkait jual-beli jabatan perangkat desa di daerahnya.

Bacaan Lainnya

Usai OTT, Tim gabungan dari KPK dan Mabes Polri juga melakukan penggeledahan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten, Nganjuk, Jawa Timur, Senin (10/5) siang.

Hingga kini, tim gabungan juga memeriksa seluruh camat para pejabat dan mantan pejabat untuk mengumpulkan data terkait dugaan jual beli jabatan yang dilakukan Bupati Nganjuk usai OTT tadi malam.

Penggeledahan di Gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nganjuk dilakukan secara tertutup oleh tim gabungan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Nganjuk, Adam Muharto, menjelaskan tim tersebut meminta data berupa SK (surat keputusan) pengangkatan sejumlah pejabat yang pernah dilantik oleh Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

“Pengumpulan data diperlukan untuk melengkapi berkas penanganan OTT Bupati Nganjuk tadi malam,” ujar Adam.
Sementara puluhan camat, pejabat dan mantan pejabat hingga kini masih diperiksa oleh Tim KPK dan Bareskrim Mabes Polri di Mapolres Nganjuk.

Pos terkait