Pandemi Corona Sudah Jalan Setahun, Penduduk yang Ikut Tes Covid Baru 2,67 Persen

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – Keseriusan pemerintah Indonesia dalam melakukan tes Covid-19, perlu dipertanyakan. Sebab, setahun berlalu, penduduk Indonesia yang ikut tes Covid-19 baru 2,67 % atau masih jauh dari standar yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

WHO sendiri telah menetapkan standar pemeriksaan 1:1.000 penduduk per pekan. Dengan data populasi Indonesia mencapai 270,2 juta jiwa, sewajarnya sekitar 270 ribu orang diperiksa per pekan.

Bacaan Lainnya

Terhitung sejak kasus pertama 2 Maret 2020 hingga 1 Maret 2021, jumlah testing yang dilakukan pemerintah Indonesia berada pada angka 7.213.192 orang dengan total 10.834.875 spesimen. Itu artinya hanya 2,67 dari 270,2 juta penduduk Indonesia yang diperiksa.

Padahal bila mengikuti standar WHO, genap setahun pandemi ini seharusnya jumlah kumulatif tes Covid-19 berada di 12.960.000 orang yang diperiksa atau sekitar 4,8 persen penduduk, itu pun dikatakan ambang batas alias alokasi pemeriksaan terkecil.

Adapun bila dirinci soal jumlah tes kumulatif, dapat dilihat sepanjang 2020 pemerintah melakukan tes terhadap 4.912.745 orang, sementara sisanya yakni 2.300.447 orang dilakukan sejak awal 2021.

Data harian yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per Senin (1/3) memperlihatkan sebanyak 1.341.314 warga Indonesia positif terinfeksi Covid-19. Sehingga dapat dikatakan sebanyak 0,49 persen dari 270,2 juta warga Indonesia terpapar Covid-19.

Pos terkait