Pasca Kudeta di Myanmar, Aung San Suu Kyi Masih Misteri

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, YANGON – Militer Myanmar menangkap puluhan pejabat pemerintahan dan aktivis hak-hak sipil dalam kudeta pada Senin (1/2), demikian dilaporkan organisasi hak asasi manusia (HAM) Myanmar.

Sebagaimana diberitakan, militer Myanmar menangkap pemimpin pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi, (75), dan sejumlah pejabat, termasuk Presiden Win Myint, dalam sebuah penggerebekan pada Senin dini hari. Militer kemudian mengambil alih kekuasaan dan mengumumkan keadaan darurat selama satu tahun.

Bacaan Lainnya

Militer mengatakan Suu Kyi ditahan terkait dugaan “kecurangan pemilu” dalam pemilihan November. Partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) meraih kemenangan telak dalam pemilu tersebut.

BBC melaporkan bahwa militer tidak hanya menangkap pejabat pemerintahan pusat, tetapi juga para pimpinan di daerah, salah satunya anggota parlemen regional, Pa Pa Han, yang disiarkan via livestream di Facebook oleh suaminya.

Assistance Association for Political Prisoners (AAPP) melaporkan bahwa setidaknya 42 pejabat pemerintahan dan 16 aktivis hak-hak sipil telah ditangkap pada Senin. Organisasi itu masih dalam proses verifikasi nama-nama yang ditahan, dan mencatat bahwa beberapa yang ditahan telah dibebaskan.

Sejauh ini keberadaan Suu Kyi dan Presiden Win Myint dan para pemimpin NLD lainnya masih belum diketahui. Militer tidak memberikan informasi tentang di mana mereka ditahan atau dalam kondisi apa.

Pos terkait