Pemudik Nekat Gunakan Ambulance, Polisi Paksa Putarbalik

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, BEKASI – Sebuah ambulance terjaring razia di pos penyekatan Jalan Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jumat (7/5). Enam orang penumpang dan satu orang supir dimintai keterangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, mereka mengaku kepada petugas hendak bertakziah ke rumah orangtuanya di luar kota. Tapi, nyatanya mereka tak bisa menunjukkan persyaratan yang telah ditetapkan oleh Satgas Covid-19 berkenaan dengan ke kampung halaman di tengah pandemi Covid-19

Bacaan Lainnya

“Ini satu ambulans isinya 6 orang. 7 orang sama sopirnya. Dua orang dewasa, dua orang ibu-ibu dan dua orang anak-anak. Yang memang menyampaikan ada yang sakit dan meninggal dunia yang mau dijengkuk di luar daerah. Setelah dicek ternyata ambulans ini dijadikan modus operandi untuk mudik padahal persyaratannya tidak sesuai dengan aturan,” kata dia, Jumat (7/5).

Dia menerangkan, rombongan ambulans itu hendak menuju ibunya yang meninggal dunia tapi perjalanan tidak dilengkapi dengan surat-surat. Adapun, surat itu antara lain keterangan dari RT/RW maupun Kelurahan dan tanpa surat keterangan swab antigen.

Petugas pun meragukannya pengakuan mereka. Sehingga, ambulans diberikan sanksi putar balik.

“Ya mengada-ada aja makanya diputarbalikan. Kan harus ada surat keterangan lengkap semua kaya antigen tapi ini kan tidak ada,” jelasnya.

Pos terkait