Pengamat: Prahara Demokrat Bak Pertarungan Singa Jantan dan Harimau Lapar

  • Whatsapp
Prahara Demokrat Bak Pertarungan Singa Jantan dan Harimau Lapar
Prahara Demokrat Bak Pertarungan Singa Jantan dan Harimau Lapar

Kabarsiana.com, JAKARTA  – Prahara yang melanda Partai Demokrat beberapa waktu belakangan ini, menarik perhatian banyak pihak. Mulai dari yang prihatin hingga mereka yang menangguk di air keruh. Meski Kongres Luar Biasa (KLB) bukan hal mustahil terjadi di kelembagaan partai politik, termasuk Partai Demokrat namun tetap saja hal itu menjadi perhatian. Apalagi, KLB diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat.

“Namun, ini bukan hal yang mudah. Jika dilihat dalam aturan PD menyangkut KLB ada beberapa poin yang sangat sulit misalnya harus dikehendaki oleh minimal 2/5 pengurus tingkat satu maupun dua dengan bukti keputusan pleno dalam masing masing tingkatan yang ditandatangani para ketua dan sekretaris,” ujarnya Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS), Arman Salam saat dihubungi, Kamis (4/3).

Bacaan Lainnya

Menurut Arman, poin yang lebih sulit lagi adalah harus mendapatkan persetujuan Majelis Tinggi yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan poin-poin administratif lainnya yang harus dilakukan.

“Sekali lagi bukan berarti tidak bisa. Kalau dilihat dari sisi kekuatan politik ini bukan pertarungan lucu lucuan. Ini pertarungan singa jantan dan harimau lapar, SBY tidak akan diam saja Moeldoko berselancar atau kepada siapa pun itu yang mau merebut PD,” ujarnya.

Pos terkait