Penjaga Warnet di Deliserdang Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Sumur Tua

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, DELI SERDANG – Seorang penjaga warung internet (warnet) berinisial Rz (20) ditemukan tewas di dalam sumur tua sedalam 5 meter di Jalan Pertempuran, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang, Sumatera Utara. Sumur tersebut berada di area gudang pemeraman tembakau milik PT Perkebunan Nusantara II.

Informasi yang dihimpun, mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Sri Mulyani. Saat itu Sri bersama suaminya sedang melintas di dekat sumur. Mereka hendak pergi membersihkan sekolah dan memperbaiki pipa yang putus.

Bacaan Lainnya

Dikarenakan curiga dengan bau busuk dari dalam sumur, mereka memeriksa sumur tersebut. Dari dalam sumur ditemukan jenazah Rz dalam kondisi terapung dan sudah membusuk. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Polisi dibantu personel serta Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Medan kemudian mengevakuasi mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diautopsi.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan mayat Rz ditemukan pada Rabu 13 Mei 2020. Ia diduga merupakan korban pembunuhan.

“Jadi diduga korban dibunuh, dan setelah itu pelaku membuang mayatnya ke sumur. Ini murni kasus pembunuhan,” kata Tatan, Kamis (14/5).

Terpisah, Kapolres Belawan AKBP M Dayan mengatakan pelaku pembunuhan ini sudah ditangkap. Jumlahnya tiga orang.

“Awalnya kita tidak mengetahui identitas korban. Setelah memeriksa tersangka inilah baru kita tahu korban bernama Rz. Korban warga Jalan Persatuan Raya, Tanah Garapan Pasar V, Desa Helvetia, Labuhan Deli,” sebut Dayan.

Ketiganya tersangka, ungkap Dayan, yakni RR (23), warga Karya Ujung, Desa Helvetia. Lalu FT (20), warga Jalan Melati, Desa Helvetia. Terakhir Ag (20), waga Karya Ujung.

“Ketiganya masih menjalani pemeriksaan dan kini ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” sebut Dayan.

Dari pengakuan ketiga tersangka, sambung dia, diketahui pembunuhan itu terjadi pada Minggu 3 Mei.

“Untuk motifnya masih kita dalami. Ini kita juga sedang mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi pembunuhan ini,” tandasnya. (*/han)

Pos terkait