Pilkada Serentak 2024, Masih Tanda Tanya

  • Whatsapp
Pilkada Serentak 2024
Petugas KPPS meneteskan tinta ke jari warga yang sudah mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 039 pada Pilkada Kota Solo 2020 di Dukuhan, Nayu, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12/2020). TPS dengan tema Sadar Prokes (Protokol Kesehatan) tersebut dibuat untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan mengantisipasi penyebaran COVID-19 pada Pilkada Kota Solo 2020. ANTARA FOTO/Maulana Surya/wsj.

Kabarsiana.com, JAKARTA – Jadi tidaknya pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024, sejauh ini masih saja menjadi tanda tanya. Banyak pihak yang bingung saat hal ini dilontarkan kepadanya. Apalagi, pembahasan Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) masih mandek di Parlemen.

Jika tetap tidak ada titik temu atau kata sepakat, penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak baru akan terselenggara pada 2024, alias batal dinormalisasi ke 2022 dan 2023.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyatakan bahwa seluruh pimpinan fraksi di komisi pimpinannya telah sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu. Menurutnya, kesepakatan tersebut diambil dalam rapat yang berlangsung Rabu (10/2).

“Tadi saya sudah rapat dengan seluruh pimpinan dan kapoksi [ketua kelompok fraksi] yang ada di Komisi II, dengan melihat perkembangan dari masing-masing parpol terakhir-terakhir ini, kami sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan ini [RUU Pemilu],” kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (10/2).

Dia menyatakan akan melaporkan kesepakatan Komisi II DPR itu ke pimpinan DPR. Menurutnya, komisinya menyerahkan keputusan selanjutnya ke pimpinan DPR RI, termasuk terkait langkah menarik RUU Pemilu dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021.

Pos terkait