PKPU PT Bintang Trans Khatulistiwa Terhadap PT Jasa Telekomunikasi Utama Dikabulkan Pengadilan Niaga

  • Whatsapp
PKPU PT Bintang Trans Khatulistiwa

Kabarsiana.com, JAKARTA – Manajemen PT Bintang Trans Khatulistiwa bisa berlega hati, karena permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Jasa Telekomunikasi Utama di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dikabulkan majelis hakim.

Pemohon melalui Tan Akmal & Partners Law Firm, mengajukan PKPU disebabkan perusahaan bersangkutan dipaksa untuk melakukan pembayaran utang miliaran rupiah kepada termohon dan kreditur lain yaitu PT Transcen Telkom Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim yang diketuai Kadarisman Al Riskandar menetapkan status PKPU sementara kepada PT Jasa Telekomunikasi Utama yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Garuda Sugardo yang dibut banyak pihak sebagai The Father Celular of  Indonesia selama 45 hari, mengangkat seorang hakim pengawas dan tiga orang pengurus PKPU.

Termohon PKPU merupakan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi. Sedangkan pemohon PKPU adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengadaan dan pemasangan jaringan kabel fiber optik.

“Permohonan yang diajukan sudah berdasarkan UU No.37 tahun 2004 tentang Kepailitan & PKPU. Dalil Pemohon terbukti di persidangan yaitu tagihan yang dapat ditagih dan telah jatuh tempo. Termohon juga mengakui utang utang kepada pemohon,” kata Kuasa Hukum pemohon, Akmal Hidayat SH, MH dari kantor hukum Tan Akmal & Partners Law Firm.

Pos terkait