Rachland: Moeldoko Memalukan, Ngaku Tanggung Jawab tapi Dapat Restu Mahfud hingga Lurah

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA  – Hati-hati dalam berbicara dan mengeluarkan statemen. Salah-salah, bisa membuat air yang keruh akan semakin keruh. Hal ini menjadi sorotan dari p[engurus DPP Partai Demokrat. Dimana menurut mereka, Ada kontradiksi yang disampaikan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko terkait dugaan kudeta terhadap Partai Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Secara khusus, politisi Demokrat Rachland Nashidik menyoroti Moeldoko sebagai pihak yang mengambil tanggung jawab dan meminta tidak mengait-kaitkan dengan Istana.

Bacaan Lainnya

Padahal, informasi yang ia dapat menyebutkan bahwa Moeldoko telah mendapat restu dari sejumlah pihak di lingkungan pemerintahan, termasuk ‘Pak Lurah’ yang disinyalir mengarah ke Presiden Joko Widodo.

“KSP Moeldoko menyatakan aksi memalukan ini tanggung jawabnya sendiri. Tapi dia menyebut Kepala BIN, Kapolri, Menkumham, dan Menko Polhukam Mahfud MD, bahkan ‘Pak Lurah’ merestui,” kata Rachland di akun Twitternya, Senin (1/3).

Menurutnya, bila benar informasi tersebut, maka saat ini bukan hanya Moeldoko yang perlu memberikan klarifikasi.

“Para pejabat negara itu perlu juga angkat bicara. Apa iya ini semua tanpa restu ‘Pak Lurah?’” tegas Rachland.

Hal senada juga sebelumnya disampaikan oleh Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief. Bahkan Andi Arief secara gamblang menyebut bahwa Moeldoko telah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo.

Pos terkait