Revisi UU Pemilu Ditolak, Peluang Anies Makin Berat

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – Tingginya elektabilitas Anies Baswedan belakangan ini, ternyata belum menjadi jaminan orang nomor satu di DKI Jakarta itu akan melangkah mulus ke Pilpres 2024.  Penolakan revisi Undang Undang Pemilu yang saat ini banyak disuarakan, diprediksi akan mengakibatkan peluang Anies dan juga para kepala daerah yang potensial mendatang semakin kecil.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (8/2).

Bacaan Lainnya

Yuko mentebutkan, jika benar tidak ada revisi UU Pemilu maka sosok potensial seperti Anies Baswedan peluangnya dalam berkontestasi di Pilpres makin berat.

Alasannya, kata Yuko, setelah masa jabatannya habis nantinya Pilkada di tahun 2022 dan 2023 ditiadakan. Imbasnya, Anies tidak lagi memiliki ruang ekspos media yang luas.

“Kalau benar partai-partai akhirnya pada nolak revisi UU Pemilu calon potensial seperti Anies yang kali ini masuk radar survei capres potensial akan makin berat. Karena otomatis tiadanya Pilkada akan membuat dia memiliki keterbatasan eskposure media,” jelasnya.

Lebih lanjut Yuko menjelaskan, Anies bisa saja memiliki peluang untuk membranding dirinya untuk mewarnai Pilpres dengan mengeluarkan dana besar untuk menjaga namanya beredar di ruang publik.

Pos terkait