Salami : Covid-19 Senjata Biologis Amerika Serikat

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, TEHERAN – Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) menuding virus korona atau Covid-19 merupakan serangan biologis dari Amerika Serikat.

Mengutip Fox News, Kamis (6/3) kantor Berita Pelajar Iran melaporkan Mayor Jenderal Hossein Salami menyebut Covid-19 virus merupakan produk “invasi biologis Amerika”.

Bacaan Lainnya

Berita itu juga memasukkan komentar Salami dalam tweet yang diposting Kamis pagi dini hari, waktu AS. Kanotr berita Isna juga melaporkan hal serupa pada Kamis.

Virus korona pertama kali muncul pada Desember 2019 di Kota Wuhan Hubei China.

Iran dan Italia memiliki angka kematian tertinggi di dunia di luar China. Iran mencatat 2.922 kasus, 92 di antaranya meningkat, menurut angka terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Para pejabat Iran sekarang mengatakan pemerintah harus mengerahkan 300.000 tentara dan sukarelawan untuk menghadapi Covid-19.

Covid-19 juga sudah menjangkiti beberapa pejabat Iran, termasuk 23 aggota parlemen Iran.

Para pejabat pemerintah Iran yang terinfeksi adalah Masoumeh Ebtekar, wakil presiden untuk urusan wanita dan keluarga di Iran.

Kemudian Iraj Harirchi, wakil Menteri Kesehatan Iran dan kepala satuan tugas Covid-19. Pekan lalu, Harirchi terekam batuk dan berulang kali mengelap keningnya yang berkeringat.

Wabah Covid-19 juga telah masuk ke kota suci Qom, namun para pemimpin agama enggan untuk menutup tempat-tempat suci Islam atau mengkarantina daerah tersebut

Salah satu kasus kematian adalah Mohammad Mirmohammadi, seorang penasehat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang meninggal pada Senin 2 Maret. Virus korona juga membunuh mantan duta besar Iran untuk Vatikan, serta anggota parlemen yang baru terpilih. (*/fzy)

Pos terkait