Sambaran Petir Tewaskan Empat Gorila Langka

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, KAMPALA – Empat ekor gorila gunung langka, termasuk satu betina yang sedang hamil, mati akibat tersambar petir di Taman Nasional Mgahinga di Uganda. Petugas menemukan tanda-tanda “lesi mengkhawatirkan” di tubuh keempat gorila, yang menandakan kematian akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

Organisasi The Greater Virunga Transboundary Collaboration (GVTC) merasa “sangat kehilangan” atas matinya empat spesies langka tersebut.

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, diperkirakan hanya ada sekitar 1.000 ekor gorila gunung yang masih hidup. Spesies langka ini hanya berada di area hutan lindung di Republik Demokratik Kongo, Rwanda dan Uganda.
Empat gorila yang mati adalah bagian dari grup beranggotakan 17 hewan tersebut. Otoritas setempat mengatakan 17 gorila tersebut sebagai keluarga Hirwa.

Hirwa telah menyeberangi perbatasan dari Rwanda ke Uganda tahun lalu untuk kemudian tinggal di Taman Nasional Mgahinga. Mgahinga berlokasi di area pegunungan Virunga Massif yang membentang di sepanjang perbatasan Uganda, Rwanda dan RD Kongo.

“Kematian ini sangat menyedihkan,” kata Andrew Seguya, sekretaris eksekutif GVTC, kepada kantor berita BBC, Sabtu 8 Februari 2020.

“Potensi ketiga betina terhadap kontribusi mereka dalam hal jumlah populasi (gorila gunung) sangatlah besar,” lanjutnya.

Ia menambahkan 13 gorila gunung dari keluarga Hirwa telah berhasil ditemukan dan saat ini sedang dirawat dengan baik di Taman Nasional Mgahinga. (*/wil/mdc)

Pos terkait