Sebanyak 24.382 Orang di Riau Tertipu Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 21 Miliar

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, PEKANBARU  –  Tak tanggung-tanggung, sebanyak 24.382 warga menjadi korban investasi dan arisan bodong alias penipuan. Kasus ini berhasil dibongkar Polres Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau, dimana satu orang berinisial FS (26) ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Inhu, AKBP Efrizal mengatakan, penipuan dengan modus arisan berbentuk uang tunai tersebut berjalan sejak 2019 hingga awal 2021 lalu. Ada 24.382 warga menjadi korban dengan kerugian mencapai Rp 21.215.853.000.

Bacaan Lainnya

“Pelaku kita tangkap di kediamannya di Desa Sungai Beringin, Rengat,” katanya, Rabu (10/3).

Dia mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah salah satu korban bernama Erawati Dewi melaporkan kejadian itu ke Polres Inhu beberapa waktu lalu.

Awalnya, pada September 2020 korban tergiur dengan investasi sembako yang dikelola oleh FS. Ia lantas ikut berinvestasi sebesar Rp 150 juta. Selanjutnya FS kembali menawarkan investasi dengan cara mengajak orang lain.

“Korban saat ini langsung mengajak teman dan keluarganya untuk ikut berinvestasi. Saat itu terkumpul uang senilai Rp1,5 miliar dan diserahkan ke FS,” jelasnya.

Dari keterangan korban, lanjut Efrizal, sejak saat itu FS baru mencairkan uang satu kali dengan pencairan sebesar Rp180 juta. Selanjutnya FS hanya mengiming-imingi korban dengan mengatakan akan ada pencairan kembali.

Pos terkait