Sengketa Pilkada Sumbar Disetop MK, Mahyeldi Melenggang

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar yang diajukan oleh PKS dan PAN, Mahyeldy – Audy Joinaldy, dipastikan melenggang dan segera dilantik menjadi orang nomor satu di Ranahminang.

Karena, dua gugatan sengketa Pilkada Provinsi Sumatera Barat 2020 yang diajukan pasangan calon Nasrul Abit –  Indra Catri dan Mulyadi – Ali Mukhni tidak dapat diterima oleh majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada sidang yang berlangsung Selasa (16/2).

Bacaan Lainnya

Dengan demikian, pasangan Mahyeldi – Audy Joinaldy bakal ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU maksimal lima hari ke depan.

“Menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” mengutip bunyi petikan putusan yang diunggah di situs mkri.id.

Pihak termohon adalah KPU Provinsi Sumatera Barat, sementara pihak terkait adalah pasangan calon nomor urut 4, Mahyeldi – Audy Joinaldy. Diketahui, Mahyeldi – Audy merupakan peraih suara terbanyak berdasarkan rekapitulasi KPU.

Mulanya, ada sejumlah kejanggalan yang diungkapkan kubu paslon Nasrul Abit – Indra Catri. Misalnya, terkait penyerahan hasil rekapitulasi penghitungan suara dari tingkat kabupaten/kota ke KPU Provinsi tidak menggunakan kotak suara yang disegel. Hanya menggunakan sampul, sehingga cacat hukum lantaran diduga melanggar ketentuan Pasal 33 Ayat (2) PKPU No. 19 tahun 2020.

Pos terkait