Sistem Perhitungan Upah per Jam, dalam Aturan Turunan UU Cipta Kerja

  • Whatsapp

PRESIDEN Joko Widodo telah menetapkan peraturan pelaksana UU Cipta Kerja yang terdiri dari 45 Peraturan Pemerintah dan 4 Peraturan Presiden. Salah satunya yaitu terkait PP nomor 36/2021 tentang pengupahan. Dalam aturan tersebut dijelaskan terkait pemberian upah berdasarkan satuan waktu, dan satuan hasil.

“Upah berdasarkan satuan waktu sebagaimana dimaksud ditetapkan secara per jam, harian dan bulanan,” tulis pasal 15 seperti dikutip, Minggu (21/2).

Bacaan Lainnya

Dijelaskan dalam peraturan tersebut penetapan upah per jam hanya dapat diperuntukkan bagi pekerja/buruh yang bekerja secara paruh waktu. Upah per jam dibayar berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja. Kemudian kesepakatan yang dimaksud tidak boleh rendah dari hasil perhitungan formula upah per jam.

“Formula perhitungan upah per jam yaitu upah per jam sama dengan upah sebulan dibagi 126,” dalam pasal 16.

Selanjutnya angka penyebutan formula perhitungan upah per jam dapat dilakukan peninjauan apabila terjadi perubahan median jam kerja buruh/pekerja paruh waktu secara signifikan. Peninjauan nantinya akan dilakukan dan ditetapkan hasilnya oleh menteri dengan pertimbangan hasil kajian yang dilaksanakan oleh dewan pengupahan nasional.

Sementara itu, dalam hal upah ditetapkan secara harian perhitungan upah sehari yaitu perusahaan dengan sistem waktu kerja enam hari dalam seminggu, upah sebulan dibagi dua puluh lima hari. Bagi perusahaan dengan sistem waktu kerja lima hari dalam seminggu upah sebulan dibagi dua puluh satu.

Pos terkait