Siti Manggopoh, Singa Betina yang Terlupakan

  • Whatsapp
Siti Manggopoh, Singa Betina yang Terlupakan
Siti Manggopoh, Singa Betina yang Terlupakan

MENYEBUT nama Siti Manggopoh, secara tidak langsung kita akan memutar jarum jam secara mundur. Bagaimana tidak, banyak catatan sejarah yang terlupakan oleh negeri ini akan kiprah dan sepak terjang seorang perempuan desa pemberani.

Siti Manggopoh, memang tak mashur sebagaimana Tjut Nyak Dien dari Aceh, Christina Martha Tia Ahu dari Maluku, Kartini dari Jawa Tengah. Bahkan, namanya kalah top dari Rasuna Said yang juga berasal dari Ranahminang.

Bacaan Lainnya

Memang pepatah usang mengatakan, apalah artinya sebuah nama. Namun tonggak sejarah negeri ini mencatat, nama Siti Manggopoh tak bisa semudahnya dicampakkan meski oleh perjalanan waktu yang semakin panjang.

Tak ada yang tahu secara persis nama Siti Manggopoh, namun karena dia lahir dan dibesarkan di Manggopoh, maka untuk lebih mudah mengingatnya namanya bagian belakang ditambah dengan daerah asalnya yaitu Manggopoh.

Siti menurut informasi yang didapat, lahir pada 15 Juni 1881 (namun ada juga yang menyebutkan kelahiran Mei 1880).

Siti adalah anak bungsu dari enam bersaudara dan merupakan anak perempuan pertama sekaligus terakhir dalam keluarga mereka. Dia tidak pernah mengenyam pendidikan sekolah umum karena waktu itu di desanya belum ada sekolah. Tapi ia sering ikut kegiatan mengaji bersama kelima kakak laki-lakinya.

Pos terkait