SKB Terkait Larangan Seragam Dikritik MUI: Indonesia Bukan Sekuler

  • Whatsapp

Kabarsiana.com, JAKARTA – Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan & Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama, ternyata menuai pro dan kontra. Meski banyak yang mendukung namun ada juga yang menolaknya.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas salah satunya. Dia menegaskan, seharusnya pemerintah mewajibkan sekolah mengatur para muridnya untuk berpakaian seragam sesuai dengan agamanya masing-masing.

Bacaan Lainnya

Hal itu ia katakan untuk mengkritik langkah pemerintah yang mengeluarkan aturan sekolah tidak boleh mewajibkan penggunaan seragam dan atribut terkait agama.

“Negara atau dalam hal ini pihak sekolah bukannya membebaskan muridnya yang belum dewasa tersebut untuk memilih apakah akan memakai pakaian yang sesuai atau tidak sesuai dengan agama dan keyakinannya, tapi negara atau sekolah harus mewajibkan anak-anak didiknya agar berpakaian sesuai dengan ajaran agama dan keyakinannya masing-masing,” kata Anwar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/2).

Anwar menegaskan Indonesia adalah merupakan negara yang berdasarkan nilai-nilai religius. Hal itu, termaktub dalam Pasal 29 UUD 1945 yang menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Oleh karena itu, Ia memandang pelbagai kebijakan yang dibuat dalam sektor pendidikan seharusnya berdasarkan nilai-nilai dan ajaran agama.

Pos terkait